4 Owner dan Manajer mengungkapkan bagaimana mereka menggunakan Instagram untuk Bisnis Penyewaan Rumah Liburan.

Vacation Rental Instagram

Seperti yang mungkin telah Anda baca di postingan kami sebelumnya, kami menggunakan Instagram untuk mendapatkan booking, mengacu pada lead e-mail yang terkumpul.  (Jika Anda melewatkan postingan sebelumnya, baca; daftar app untuk Instagram)

Lorenzo Fagnoni - Apartments Florence

1 – Kami menggunakan Instagram untuk berbagi foto dan tips tentang Florence.

Lorenzo Fagnoni – @apartmentsflorenceit

Instagram adalah salah satu media sosial yang paling berkembang bagi kami. Kami tahu bahwa wisatawan menggunakan jaringan ini sebagai referensi dalam menyusun rencana perjalanan. 

Kami menggunakannya untuk membagikan foto dan tips tentang Florence, menyesuaikannya dengan rencana editorial kami di seluruh saluran sosial lainnya. 

Kami bekerja sama dengan influencer dan blogger yang memiliki banyak pengikut di akun Instagram mereka, untuk meningkatkan visibilitas dan follower kami. Pengikut Instagram kami berasal dari seluruh dunia, terutama dari Brasil karena kami banyak bekerja sama dengan influencer Brasil.

Kami juga sangat tertarik dengan cara baru yang ditawarkan Facebook untuk beriklan di Instagram. Kami yakin Instagram dapat menjadi tempat untuk meningkatkan brand awareness dan mendorong konversi. Bagi kami Instagram adalah tempat kedua setelah Facebook.

Nikki Woodson Blair Clanventure

2 – Kami ingin memperlihatkan standar visual, apa yang calon tamu dapat harapkan dari situs kami.

Nikki Woodson Blair – @clanventure

Kami memiliki beberapa tujuan menggunakan Instagram … pertama, kami ingin berbagi foto pribadi kami sendiri, menyoroti kegiatan sehari hari bersama anak-anak kami. Ini membantu kami membangun otoritas karena target kami adalah wisatawan keluarga. Memperlihatkan wajah sebenarnya dari perusahaan kami dan membangun kepercayaan calon tamu kami. Kami juga menggunakan Instagram untuk mempromosikan blog kami, menggunakan tagar untuk mendapatkan eksposur yang maksimum.

Setelah situs web kami selesai dan properti kami ditampilkan di situs web, kami ingin menggunakan Instagram untuk menyoroti hal hal terbaik dari properti kami, terutama fasilitas ramah keluarga yang rumah kami tawarkan, seperti tempat tidur susun yang dirancang dengan indahnya atau vinyet kolam renang yang bisa difungsikan sebagai safety gate.

Kami ingin memperlihatkan standar visual, apa yang calon tamu dapat harapkan dari situs kami. Kami juga bersemangat untuk mengabadikan momen di rumah kami dan mengunggahnya ke Instagram, saat anak-anak bermain di kolam renang atau berjalan ke pantai. Kami ingin menggunakannya untuk menarik perhatian calon tamu dan membuat mereka memvisualisasikan keluarga mereka dalam aktivitas tersebut.

Daniel Rouquette Villa-bali

3 – Kami memposting foto properti kami untuk menunjukkan fitur dan pelayanan di villa kami.

Daniel Rouquette – @villabalicom

Di Villa-Bali.com, kami menggunakan Instagram dalam 2 hal:

Kami memposting foto properti kami untuk menunjukkan fitur dan pelayanan di villa kami. Tak jarang kami memberi akses ke akun Instagram kami dengan klien kami sehingga mereka dapat berbagi pengalaman mereka di salah satu villa kami.

Kami memposting foto tentang Bali dan berbagi tips dari tempat favorit kami (restoran, kafe, dll.)

Akhirnya, kami juga membagikan foto kegiatan team kami di belakang layar. Misalnya, kami memperlihatkan proses pemotretan properti, menjawab panggilan dan merespon email klien.

Flavio Sarahyba Mahnai 670x670

4 – Instagram sebagai platform yang dapat menghasilkan lead untuk bisnis.

Flavio Sarahyba – @mahnai

Media sosial sering diabaikan di Brasil. Padahal platform ini yang dapat menghasilkan lead untuk bisnis. Di Brasil Instagram sangat populer di kalangan pemuda dan orang dewasa dan kami berurusan dengan jenis pelanggan yang sangat spesifik: kaya, selalu digunakan saat traveling dan selalu mengharapkan yang terbaik termasuk akomodasi mewah.

Oleh karena itu, kami memahami pentingnya:

Memproduksi dan memposting foto yang bagus di akun media sosial kami.

Tidak membanjiri media sosial kami hanya dengan gambar villa. Membuat konten adalah salah satu cara menarik untuk melibatkan pelanggan dengan brand kami. Selain itu, kami mempromosikan diri lebih dari sekadar perusahaan rental mewah. Kami ingin menyuguhkan dan menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi klien kami, oleh karena itu kami memberikan tips tentang tempat makan, apa yang harus dikunjungi, dll.

Kami menjadwalkan pos kami sesuai dengan laporan yang menunjukkan waktu di mana kami akan mendapatkan keterlibatan maksimum dari pelanggan kami, kami menggunakan tag yang dipilih dan prosedur pertumbuhan organik lainnya. Yang bisa saya katakan adalah bahwa kami mengalami peningkatan yang luar biasa dari pelanggan dan terakhir tetapi tidak sedikit, klien ini bulan terakhir, berkat strategi media sosial yang cerdas. Kami memiliki lebih dari 5,4k pengikut dan kami menantikan lebih banyak lagi!

Bagaimana dengan Anda? Bagaimana Anda menggunakan Instagram dalam bisnis penyewaan liburan Anda? Tinggalkan komentar di bawah ini!